Penduduk Jatim Berkurang Hampir 50 Ribu Jiwa Selama Pandemi

VIVA â" Penduduk Jawa Timur berkurang hampir 50 ribu jiwa selama pandemi COVID-19, berdasarkan Data Kependudukan (Konsolidasi) Bersih atau DKB. Penduduk berkurang karena meninggal dunia, kebanyakan disebutkan karena terpapar COVID-19.
DKB adalah data perseorangan atau data agregat yang terstruktur, hasil dari kegiatan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang sudah dikonsolidasikan dan dibersihkan oleh Kemendagri, yang diterbitkan setiap 6 bulan atau per semester.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim Andriyanto mengatakan, berdasarkan DKB Semester II-2020, jumlah penduduk Jatim sebanyak 41.044.406 jiwa. Sementara Semester I-2021 turun jadi sebanyak 40.994.515 jiwa.
Baca juga: Jokowi Waspadai Kondisi Ekonomi Triwulan III-2021: Lebih Berat
Belum ada Komentar untuk "Penduduk Jatim Berkurang Hampir 50 Ribu Jiwa Selama Pandemi"
Posting Komentar